← Kembali ke Blog
Bubble Wrap7 menit baca

7 Tips Packing Produk Fragile agar Sampai Utuh ke Pelanggan

2 April 2026 · oleh NexWrap

Setiap seller online shop yang pernah menerima foto produk pecah dari pelanggan pasti tahu betapa menyakitkan pengalaman itu — secara finansial maupun reputasi. Produk fragile seperti keramik, kaca, elektronik, dan kosmetik premium membutuhkan strategi packing yang lebih teliti. Berikut 7 tips yang bisa langsung kamu terapkan.

Tips 1: Bungkus Setiap Item Secara Individual

Jangan pernah memasukkan dua produk fragile tanpa pembungkus di antara keduanya. Gesekan antar produk selama pengiriman, meskipun keduanya sudah terbungkus bubble wrap, tetap bisa menyebabkan kerusakan. Bungkus setiap item secara terpisah sebelum disatukan dalam kardus.

Tips 2: Pilih Tebal Bubble Wrap yang Tepat

Bubble wrap tersedia dalam berbagai ukuran gelembung. Gelembung kecil (5mm) cocok untuk produk ringan dan tidak terlalu rapuh. Gelembung besar (10mm atau lebih) lebih baik untuk barang berat dan sangat rapuh. Untuk keramik atau kaca, gunakan minimal 2-3 lapis bubble wrap gelembung besar.

Tips 3: Isi Semua Ruang Kosong dalam Kardus

Kardus yang masih ada ruang kosong di dalamnya adalah bencana untuk produk fragile. Produk akan bergerak dan membentur dinding kardus berkali-kali selama perjalanan. Isi semua celah dengan bubble wrap, kertas koran, atau air pillow. Kocok kardus sebelum ditutup — kalau masih terdengar suara pergerakan, tambahkan pengisi lebih banyak.

💡 Tips

Tes sederhana: Angkat kardus yang sudah dikemas dan kocok-kocok. Jika tidak ada suara pergerakan, artinya semua ruang sudah terisi dengan baik dan produk aman.

Tips 4: Pilih Kardus dengan Ketebalan yang Sesuai

  • Kardus single face (tipis) — hanya untuk produk yang sangat ringan dan tidak rapuh
  • Kardus double wall (BC flute) — standar minimum untuk produk fragile ringan
  • Kardus triple wall — wajib untuk produk berat dan sangat rapuh
  • Pastikan kardus tidak penyok atau sudah pernah basah — kardus lemah lebih mudah rusak

Tips 5: Posisi Produk dalam Kardus Sangat Penting

Letakkan produk di tengah kardus, bukan di pojok atau di tepi. Pojok kardus adalah titik paling rentan terhadap benturan. Jika produk berbentuk botol atau silinder, posisikan vertikal untuk meminimalkan permukaan yang terkena benturan. Untuk produk berlapis seperti piring, tambahkan penyangga di antara setiap lapisan.

Tips 6: Gunakan Lakban yang Cukup Kuat

Lakban yang kurang kuat bisa membuat kardus terbuka di jalan, sehingga produk terjatuh. Untuk produk fragile, gunakan lakban OPP atau lakban coklat dengan lebar minimal 48mm. Tutup semua sisi kardus dengan pola H (satu strip memanjang, dua strip melintang di setiap sisi tutup) untuk kekuatan maksimal.

Tips 7: Label FRAGILE yang Jelas dan di Beberapa Sisi

Label "FRAGILE" atau "MUDAH PECAH" di satu sisi saja sering tidak cukup karena paket bisa diletakkan terbalik. Pasang label di minimal 4 sisi kardus. Tambahkan juga label "JANGAN TUMPUK" dan tanda panah ke atas. Gunakan warna mencolok seperti merah atau oranye agar mudah terlihat oleh petugas pengiriman.

💡 Tips

Tambahkan pesan di dalam paket seperti "Terima kasih sudah menjaga paket ini dengan hati-hati!" — sentuhan personal ini sering membuat petugas pengiriman lebih berhati-hati.

NexWrap menyediakan bubble wrap, lakban, dan kardus berkualitas untuk kebutuhan packing produk fragile online shop di Jakarta & Tangerang. Hubungi kami via WhatsApp untuk pemesanan dan konsultasi packaging.

#fragile#packing#bubble wrap#keramik#kaca

Butuh Produk yang Dibahas?

NexWrap menyediakan berbagai packaging berkualitas untuk online shop & UMKM di Jakarta & Tangerang. Chat langsung untuk konsultasi.

Order via WhatsApp